Ada Pengamat Ekonomi Ramal Bisnis Gojek, Grab dan Uber Bakal Mati

akurat logo
Denny Iswanto
Rabu, 13 September 2017 16:02 WIB
Share
 
Ada Pengamat Ekonomi Ramal Bisnis Gojek, Grab dan Uber Bakal Mati
Demonstrasi pengemudi Uber mereka meminta kenaikan tarif layanan Uber, di Jakarta, Senin (11/9). . Foto: AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Jenis usaha digital di bidang transportasi online seperti Gojek, Grab dan Uber memang sangat fenomenal semenjak kemunculannya sampai saat ini.

Banyak yang menilai bahwa bisnis jenis ini akan berlangsung lama karena menyentuh kebutuhan utama masyarakat terutama yang berada di kota besar seperti Jakarta.

Namun Pengamat Ekonomi Faisal Basri menilai, persaingan dalam bisnis digital pun akan semakin ketat. Dan, bukan tidak mungkin platform semacam Gojek, Grab dan Uber akan pelan-pelan mati.

"Ini karena data-data sudah tersedia jadi tidak membutuhkan lagi pihak ketiga seperti bisnis transportasi online. Nantinya data akan disaring mana yang kredible dan tidak kredible secara otomatis oleh sistem. Dengan begitu, nanti kalau saya butuh mobil saya bisa langsung ke orangnya tidak perlu aplikasi perantara lagi," ujar Faisal saat ditemui di Menara BCA, Jakarta, Rabu (13/9).

Menurutnya pelaku fintech seperti Gojek, Grab, Uber serta e-commerce lainnya berkembang sangat luar biasa karena memiliki data base yang lengkap. 

"Tapi nanti masyarakat juga akan mempunyai data fintech itu meskipun tak seluruhnya karena dia akan tau dan akan menyeleksi orang yang terpercaya dan bukan orang-orang yang mempunyai track record buruk melalui mesin," jelas dia.

Meski begitu dirinya mengatakan, keberadaan otoritas keuangan seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke depan tetap diperlukan.

"Karena berhubungan dengan perlindungan konsumen. Tapi jangan perlu ada kementerian baru. Pasalnya, fintech semakin tidak diatur semakin lincah. Jadi roadmap tujuannya bukan mengatur tapi bagaimana negara hadir untuk majukan digital ekonomi," pungkasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Status Gunung Agung Siaga, Gubernur Bali Bentuk Tim Tanggap Darurat

Selasa, 19 September 2017 22:20 WIB

Pastika meminta kepada masyarakat untuk mendengarkan dan mematuhi informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah


MU Selidiki Dugaan Yel-Yel Rasisme Terhadap Lukaku

Selasa, 19 September 2017 22:05 WIB

"Lirik yang dinyanyikan dalam yel-yel tersebut menyerang dan diskriminatif," kata juru bicara Kick It Out.


Satlantas Polres Merauke Bagikan Stiker kepada Pengendara Motor

Selasa, 19 September 2017 22:03 WIB

Stiker yang bertuliskan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan' itu dibagikan di tiga titik


Pembongkaran Kawasan Puncak Ditunda, ini Alasannya

Selasa, 19 September 2017 21:29 WIB

Salah satu alasan belum dilakukannya pembongkaran karena belum dilayangkan surat penyegelan


Ketua Forikan Kota Bogor Terima Bantuan CSR

Selasa, 19 September 2017 21:24 WIB

Bantuan yang diterima sebagian akan digunakan untuk acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan


Gandeng Singapura, Mahasiswa UMM Sempurnakan Alat Produksi Peningkatan UMKM

Selasa, 19 September 2017 21:13 WIB

Alat yang diciptakan sesuai jenis usaha UMKM itu akan disempurnakan di Singapura dan diproduksi sesuai kebutuhan.


Buktikan Tulisan di Label, Wanita Ini Gunakan Cat Poster Sebagai Masker

Selasa, 19 September 2017 20:52 WIB

Dalam label cat poster tersebut bertuliskan "mudah dibersihkan dari kulit dan beberapa kain" namun ini hasilnya.


Ilmuwan Rusia Uji Bahan Baru untuk Neurokomputer

Selasa, 19 September 2017 20:41 WIB

Bahan ini bisa menjadi dasar pengembangan komputer berdasarkan memristor yang dapat menyimpan dan mengolah data dengan cara yang mirip otak.


Pemprov Perlu Bentuk Tim Monitoring Pantau Penyaluran KUR

Selasa, 19 September 2017 20:40 WIB

Pemerintah pusat melalui APBN pada 2017 mengucurkan dana kredit usaha rakyat Rp9 triliun


Suzuki, Aprilia, dan Ducati Bersiap untuk Tikungan Sirkuit Aragon

Selasa, 19 September 2017 20:33 WIB

"Ada banyak belokan juga di mana belokan dibuat saat pebalap berada di throttle (area udara tambahan), "lkata Manuel Cazeaux.


Ini Penyebab Banyaknya Kepala Daerah Ditangkap KPK Menurut PAN

Selasa, 19 September 2017 20:28 WIB

Salah satu penyebab maraknya penangkapan kepala daerah karena mahalnya biaya politik


Soroti Masalah Obat-obatan, Seniman Ben Kurstin Kumpulkan 8.000 Kantong Obat

Selasa, 19 September 2017 20:27 WIB

Ben Kurstin kumpulkan 8.816 kantong obat di apartemennya, tapi dia bukan pengedar narkoba.


Mau Berwisata Ala Kampung Indian? Ke sini Aja!

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

Sedang berjalan-jalan ke Kediri? Jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Indian.


Teco: Fitra Ridwan Bagus dalam Menyerang

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

"Fitra sudah bekerja keras dalam latihan."


Sumbar Siapkan Linggai Jadi Wisata Halal

Selasa, 19 September 2017 20:19 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan objek wisata Linggai yang berada di Kecamatan Tanjung Raya.