Varian Kopi Nusantara

Produk Diekspor ke 50 Negara, Harga Kopi Dampit Masih Ditentukan Pedagang Besar

akurat logo
Rizal Mahmuddhin
Rabu, 13 September 2017 15:46 WIB
Share
 
Produk Diekspor ke 50 Negara, Harga Kopi Dampit Masih Ditentukan Pedagang Besar
Witono salah seorang petani kopi Dampit saat mengikuti pameran Pasar Kopi di Pantai Indah Kapuk Jakarta, Sabtu (9/9).. Foto: AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Kopi Dampit Malang adalah salah satu jenis kopi robusta yang diakui kualitas dan rasanya oleh dunia, dimana hampir 90 persen hasil produksinya diekspor ke luar negeri.

"Melalui PT Fajar Jaya, Kopi Dampit di ekspor ke 50 negara, ke Belanda, Prancis Jerman, Jepang... Ya, pokoknya yang jelas Eropa dan Asia sudah," kata Witono salah seorang petani kopi Dampit saat mengikuti pameran Pasar Kopi di Pantai Indah Kapuk akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan dalam sekali panen pihaknya bisa menghasilkan jumlah kopi Dampit Malang non organik yang luar biasa besar, yakni sebanyak 3.000 ton.

"Kalau yang organik sekitar 30 ton, itu yang dibawa ke Jakarta, buat masyarakat kita," imbuhnya.

Witono menjelaskan, jumlah petani yang tergabung dalam kelompok tani kopi Dampit berjumlah sekitar 136 orang.

"Kalau total sebenarnya kita ada 8 kelompok petani, dimana 1 kelompok terdiri dari 20-25 orang perkelompok"

Adapun besaran lahan yang digarap oleh kelompok petani kopi di Malang terbagi menjadi dua bagian, pertama 1500 hektar ditanami kopi non organik, dimana hasil produksi dari lahan tersebut yang nantinya bakal di ekspor ke pasar global. Kedua lahan seluas 50 hektar yang khusus ditanami kopi organik dan hasil produksinya hanya akan dijual di pasar lokal.

Kendati peran pemerintah dalam melakukan pembinaan dan penyediaan alat-alat produksi untuk para petani kopi di Malang sudah dirasa cukup, namun Witono masih mengeluhkan soal kesejahteraan petani yang menurutnya masih terbilang belum tercukupi dan tidak bisa menentukan harga kopinya sendiri.

"Saat ini kita yang punya kebun kopi tapi tidak bisa menentukan harga, karena ditentukan oleh pedagang," pungkasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

MU Selidiki Dugaan Yel-Yel Rasisme Terhadap Lukaku

Selasa, 19 September 2017 22:05 WIB

"Lirik yang dinyanyikan dalam yel-yel tersebut menyerang dan diskriminatif," kata juru bicara Kick It Out.


Satlantas Polres Merauke Bagikan Stiker kepada Pengendara Motor

Selasa, 19 September 2017 22:03 WIB

Stiker yang bertuliskan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan' itu dibagikan di tiga titik


Pembongkaran Kawasan Puncak Ditunda, ini Alasannya

Selasa, 19 September 2017 21:29 WIB

Salah satu alasan belum dilakukannya pembongkaran karena belum dilayangkan surat penyegelan


Ketua Forikan Kota Bogor Terima Bantuan CSR

Selasa, 19 September 2017 21:24 WIB

Bantuan yang diterima sebagian akan digunakan untuk acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan


Gandeng Singapura, Mahasiswa UMM Sempurnakan Alat Produksi Peningkatan UMKM

Selasa, 19 September 2017 21:13 WIB

Alat yang diciptakan sesuai jenis usaha UMKM itu akan disempurnakan di Singapura dan diproduksi sesuai kebutuhan.


Buktikan Tulisan di Label, Wanita Ini Gunakan Cat Poster Sebagai Masker

Selasa, 19 September 2017 20:52 WIB

Dalam label cat poster tersebut bertuliskan "mudah dibersihkan dari kulit dan beberapa kain" namun ini hasilnya.


Ilmuwan Rusia Uji Bahan Baru untuk Neurokomputer

Selasa, 19 September 2017 20:41 WIB

Bahan ini bisa menjadi dasar pengembangan komputer berdasarkan memristor yang dapat menyimpan dan mengolah data dengan cara yang mirip otak.


Pemprov Perlu Bentuk Tim Monitoring Pantau Penyaluran KUR

Selasa, 19 September 2017 20:40 WIB

Pemerintah pusat melalui APBN pada 2017 mengucurkan dana kredit usaha rakyat Rp9 triliun


Suzuki, Aprilia, dan Ducati Bersiap untuk Tikungan Sirkuit Aragon

Selasa, 19 September 2017 20:33 WIB

"Ada banyak belokan juga di mana belokan dibuat saat pebalap berada di throttle (area udara tambahan), "lkata Manuel Cazeaux.


Ini Penyebab Banyaknya Kepala Daerah Ditangkap KPK Menurut PAN

Selasa, 19 September 2017 20:28 WIB

Salah satu penyebab maraknya penangkapan kepala daerah karena mahalnya biaya politik


Soroti Masalah Obat-obatan, Seniman Ben Kurstin Kumpulkan 8.000 Kantong Obat

Selasa, 19 September 2017 20:27 WIB

Ben Kurstin kumpulkan 8.816 kantong obat di apartemennya, tapi dia bukan pengedar narkoba.


Mau Berwisata Ala Kampung Indian? Ke sini Aja!

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

Sedang berjalan-jalan ke Kediri? Jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Indian.


Teco: Fitra Ridwan Bagus dalam Menyerang

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

"Fitra sudah bekerja keras dalam latihan."


Sumbar Siapkan Linggai Jadi Wisata Halal

Selasa, 19 September 2017 20:19 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan objek wisata Linggai yang berada di Kecamatan Tanjung Raya.


Semangat David Maulana Membelah Ancaman Pelatih Thailand

Selasa, 19 September 2017 20:13 WIB

Besok, Indonesia akan menghadapi Thailand