Varian Kopi Nusantara

Ingin Mandiri, Kopi Papandayan Cipaganti Terganjal Modal

akurat logo
Rizal Mahmuddin
Rabu, 13 September 2017 08:41 WIB
Share
 
Ingin Mandiri, Kopi Papandayan Cipaganti Terganjal Modal
Pengusaha Kopi Janjan Nugraha Jakarta Coffee Week yang diinisiasi oleh Sco-pi di Pantai Indah Kapuk Jakarta, Sabtu (9/9).. Foto: AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Pagelaran Jakarta Coffee Week yang diinisiasi oleh Sco-pi benar-benar telah menjadi semacam area titik temu bagi mereka para pencinta, petani, pengusaha, asosiasi, koperasi atau sebut apapun itu karena memiliki irisan yang sama terkait kopi.

Sebagai salah satu tetangga terdekat --mengingat pameran tersebut digelar di Jakarta, membuat Desa Cipaganti, Jawa Barat seakan tak rela melewatkan ajang tahunan itu begitu saja, hingga akhirnya mengirimkan salah satu "delegasi" kopinya untuk bertandang ke perhelatan tersebut, yakni Kopi Papandayan.

Pengusaha Kopi Janjan Nugraha menuturkan, Desa Cipaganti yang tak lain adalah kampung halamannya merupakan salah satu dari dua desa yang letaknya paling dekat dengan Gunung Papandayan. Maka tak mengherankan bila biji kopi arabica yang dihasilkan dari daerah tersebut memiliki cita rasa yang khas dan tentunya berbeda dengan kopi-kopi daerah lain.

"Selain itu, kelebihan kita selama ini menggunakan pupuk organik, bisa dibilang jarang pakai pupuk kimia atau pakai pektisida," ujar Janjan saat ditemui tim Akurat.co akhir pekan lalu.

Lelaki berusia awal 30 tahun itu mengatakan, pada pasca produksi Kopi Papandayan, pihaknya memakai tiga cara proses yakni natural, wash dan honey proces.

"Proses kita pakai natural, wash dan honey, yang honey juga terbagi jadi tiga lagi, ada yang black, red dan yelow... Untuk produk unggulan yang selama ini paling dicari adalah yang honey," imbuhnya.

Adapun soal penjualan di pasar lokal, kata Janjan melanjutkan, Kopi Papandayan sejauh ini sudah merambah pasar Bali, Jogjakarta, Jakarta, serta daerah-daerah lain seluruh Indonesia.

"Kita juga bekerjasama dengan Javanero untuk melakukan ekspor ke Singapura, Itali, sama Slandia baru," tambahnya.

Kendati dalam mengekspor produknya bekerja sama dengan perusahaan Javanero, namun merek lokal Kopi Papandayan tidak hilang karena tetap disematkan.

Disinggung mengenai jumlah produksi yang dihasilkan, ia menuturkan untuk rata-rata pengiriman produk kopi ke Javanero dalam seminggu berada dikisaran 100 kilogram sampai 200 kilogram.

Selanjutnya ia menerangkan, para petani kopi Papandayan terhimpun dalam Kelompok Tani Mukti Cipaganti, dimana pada tahap pertama sebanyak 31 petani, tahap kedua 31 petani, dan tahap ketiga yakni tahun ini bertambah lagi menjadi 8 petani, dengan demikian total petani yang tergabung dalam Kelompok taninya berjumlah 70 petani. Sementara untuk besar lahan yang digarap yakni seluas 30 hektar.

Pada kesempatan itu Janjan juga menyampaikan harapannya, bahwa kedepan ia ingin mencoba mandiri dengan membentuk perseroan sendiri sehingga bisa melakukan ekspor tanpa harus melalui perusahaan lain.

Untuk saat ini hal itu belum bisa diwujudkan karena terkendala masalah modal. Hal yang sebenarnya juga dialami oleh petani-petani lain di Cipaganti.

"Tantangan yang kerap dihadapi petani lokal, terkait permodalan. Sebenarnya bantuan dari Dinas Provinsi dan Kabupaten sudah ada untuk bisa dapat mengakses bantuan finansial dari perbankan. Tapi kerap terbentur persyaratan," imbuhnya.

Janjan melanjutkan, "Rata-rata kan minta persyaratannya anggunan, ya namanya petani agunannya kecil, selain itu juga tidak punya sertifikat. Paling-paling akte tanah. Kadang malah cuma punya kwitansi jual-beli, namanya di kampung, nah itu kendalanya," tutur dia kemudian. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

MU Selidiki Dugaan Yel-Yel Rasisme Terhadap Lukaku

Selasa, 19 September 2017 22:05 WIB

"Lirik yang dinyanyikan dalam yel-yel tersebut menyerang dan diskriminatif," kata juru bicara Kick It Out.


Satlantas Polres Merauke Bagikan Stiker kepada Pengendara Motor

Selasa, 19 September 2017 22:03 WIB

Stiker yang bertuliskan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan' itu dibagikan di tiga titik


Pembongkaran Kawasan Puncak Ditunda, ini Alasannya

Selasa, 19 September 2017 21:29 WIB

Salah satu alasan belum dilakukannya pembongkaran karena belum dilayangkan surat penyegelan


Ketua Forikan Kota Bogor Terima Bantuan CSR

Selasa, 19 September 2017 21:24 WIB

Bantuan yang diterima sebagian akan digunakan untuk acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan


Gandeng Singapura, Mahasiswa UMM Sempurnakan Alat Produksi Peningkatan UMKM

Selasa, 19 September 2017 21:13 WIB

Alat yang diciptakan sesuai jenis usaha UMKM itu akan disempurnakan di Singapura dan diproduksi sesuai kebutuhan.


Buktikan Tulisan di Label, Wanita Ini Gunakan Cat Poster Sebagai Masker

Selasa, 19 September 2017 20:52 WIB

Dalam label cat poster tersebut bertuliskan "mudah dibersihkan dari kulit dan beberapa kain" namun ini hasilnya.


Ilmuwan Rusia Uji Bahan Baru untuk Neurokomputer

Selasa, 19 September 2017 20:41 WIB

Bahan ini bisa menjadi dasar pengembangan komputer berdasarkan memristor yang dapat menyimpan dan mengolah data dengan cara yang mirip otak.


Pemprov Perlu Bentuk Tim Monitoring Pantau Penyaluran KUR

Selasa, 19 September 2017 20:40 WIB

Pemerintah pusat melalui APBN pada 2017 mengucurkan dana kredit usaha rakyat Rp9 triliun


Suzuki, Aprilia, dan Ducati Bersiap untuk Tikungan Sirkuit Aragon

Selasa, 19 September 2017 20:33 WIB

"Ada banyak belokan juga di mana belokan dibuat saat pebalap berada di throttle (area udara tambahan), "lkata Manuel Cazeaux.


Ini Penyebab Banyaknya Kepala Daerah Ditangkap KPK Menurut PAN

Selasa, 19 September 2017 20:28 WIB

Salah satu penyebab maraknya penangkapan kepala daerah karena mahalnya biaya politik


Soroti Masalah Obat-obatan, Seniman Ben Kurstin Kumpulkan 8.000 Kantong Obat

Selasa, 19 September 2017 20:27 WIB

Ben Kurstin kumpulkan 8.816 kantong obat di apartemennya, tapi dia bukan pengedar narkoba.


Mau Berwisata Ala Kampung Indian? Ke sini Aja!

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

Sedang berjalan-jalan ke Kediri? Jangan lewatkan untuk mampir ke Kampung Indian.


Teco: Fitra Ridwan Bagus dalam Menyerang

Selasa, 19 September 2017 20:21 WIB

"Fitra sudah bekerja keras dalam latihan."


Sumbar Siapkan Linggai Jadi Wisata Halal

Selasa, 19 September 2017 20:19 WIB

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan objek wisata Linggai yang berada di Kecamatan Tanjung Raya.


Semangat David Maulana Membelah Ancaman Pelatih Thailand

Selasa, 19 September 2017 20:13 WIB

Besok, Indonesia akan menghadapi Thailand