Kawasan Industri Kaltara Bangun Pembangkit Listrik 15.000 Mega Watt

akurat logo
Aji Nurmansyah
Senin, 17 Juli 2017 17:38 WIB
Share
 
Kawasan Industri Kaltara Bangun Pembangkit Listrik 15.000 Mega Watt
Petugas memperbaiki jaringan listrik milik PLN di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/6). PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memprediksi konsumsi listrik akan turun hingga 40 persen karena banyaknya perkantoran dan industri yang tidak beroperasi selama libur panjang Idulfitri.. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/kye/17

AKURAT.CO, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengungkapkan pemerintah berencana membangun pembangkit listrik dengan daya mencapai 15.000 Mega Watt (MW) di daerahnya.

"Oh potensinya besar sekali di Kaltara bisa sampai 15.000 MW, khusus PLTA-nya saja. Belum lagi kalau kita bangun dari batubara, PLTU. Itu bisa puluhan megawatt juga dibangun di sana," ujar Irianto saat ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Senin (17‎/7).

Menurut Irianto Kalimantan Utara kaya akan sumber daya sehingga para investor yang ingin berinvestasi di bidang energi tidak perlu khawatir kekurangan bahan baku. Pemerintah provinsi menjamin ketersediaan bahan baku khususnya untuk bidang energi.

"Khususnya listrik yang murah adalah PLTA yang saat ini di Kaltara sudah akan dibangun. Di samping juga PLTU karena kita punya batu bara yang banyak, juga PLTG karena memili gas yang juga banyak. Di samping itu kita bisa gunakan energi lain, air atau angin," tambahnya.

Tak hanya menjamin ketersediaan bahan baku industri. Pemerintah provinsi juga mengaku akan memberikan kemudah terutama dalam hal regulasi yang berlaku. Semua aturan yang menghambat masuknya investasi akan di riview dan dicarikan solusi yang terbaik. Selain itu Pemprov dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat akan memberikan kemudah perizinan.

"Di samping regulasi yang selama ini menghambat harus direview kembali. Termasuk kebijakan-kebijkan yang terkait kemudahan perizinan baik di tingkat daerah maupun nasional," terangnya.

Irianto menargetkan sebelum 2019 pembangkit listrik dengan daya 15 ribu MW bisa terealisasi. Ia berharap minimal 2019 kontruksi pembangunan PLTA dan PLTU di daerahnya tersebut sudah mulau di bangun.

"Kita harapkan sebelum 2019 ini sudah ada yang terealisasi. Minimal betul pembangkit listriknya, apakah pltu atau plta itu sudah mulai konstruksinya," ungkapnya.

Untuk merealisasikan pembangunan pembangkit listrik tersebut ia menargetkan akan selesai dalam waktu lima tahun. Meski hal tersebut tidak mudah namun ia yakin bisa menyelesaikan dengan strategi mempercepat permasalahan pembebasan tanah dan perizinan.

"Kalau PLTA itu bisa lima tahun paling cepat untuk satu bendungan. Tapi pengalaman banyak negara termasuk Serawak membangun banyak PLTA mulai dari persiapan, pembebasan lahan itu bisa 20 tahun. Tapi dengan situasi yang kita bikin mudah mungkin bisa 5-10 tahun," tandasnya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Apakah Maraknya OTT KPK karena Adanya Mahar Politik di Pilkada?

Selasa, 26 September 2017 08:46 WIB

Mendagri Tjahjo Kumolo menyakini saat ini tidak ada lagi parpol yang meminta mahar kepada calon Gubernu, Bupati atau Walikota. Anda Percaya?


Turki dan Irak Adakan Latihan Bersama Setelah Referendum Kurdistan

Selasa, 26 September 2017 08:44 WIB

Tentara Irak telah tiba di Turki pada Senin (25/9) tengah malam untuk bergabung dalam pelatihan militer.


Polres Sumenep Ringkus Satpam Bawa Sabu

Selasa, 26 September 2017 08:35 WIB

Kepolisian Resor Sumenep Jawa Timur, Menangkap oknum satuan pengamanan (Satpam) lantaran membawa natkotika jenis sabu -sabu.


Indeks Bursa Saham Spanyol Berakhir Melemah

Selasa, 26 September 2017 08:34 WIB

Indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,86 persen atau 88,5 poin menjadi 10.216,50 poin.


Pakar: Ujaran Kebencian di Medsos Tunjukkan Rendahnya Literasi Digital

Selasa, 26 September 2017 08:22 WIB

Koordinator Penelitian Jaringan Penggiat Literasi Digital (Japelidi) Semarang, Liliek memandang perlu gerakan literasi digital.


Ini Kamera Terbaik untuk Merekam Gambar dalam Gerak Lambat

Selasa, 26 September 2017 08:18 WIB

Kamera semakin tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup masyarakat modern.


Pergerakan Magma Gunung Agung Terus Meningkat

Selasa, 26 September 2017 08:16 WIB

Gunung Agung saat ini memasuki fase kritis. Peluang terjadi letusan cukup besar. Radius 9-12 KM dari kaki gunung Agung harus dikosongkan.


Emilia Clarke Selesai Syuting Film 'Han Solo'

Selasa, 26 September 2017 08:10 WIB

Sutradara film solo "Han Solo", Ron Howard, mengungkap bahwa Emilia Clarke telah menyelesaikan syuting dari spin off Star Wars tersebut.


Dicari, Mantra Pejinak Hantu Ideologis; Pelajaran dari Peristiwa Kanigoro

Selasa, 26 September 2017 08:10 WIB

Hantu komunisme hanya bisa hilang jika seluruh komponen bangsa berhasil melakukan rekonsiliasi dan berhenti saling mencaci dan menyalahkan.


Korut Ancam Tembak Pesawat Pembom AS, Pentagon: Silahkan Trump Tangani

Selasa, 26 September 2017 08:09 WIB

Perang kata-kata kedua pemimpin negara tersebut membuat dunai semakin khawatir akan terjadinya perang.


MA Amerika Beri Sinyal dapat Batalkan Kebijakan Larangan Muslim ke AS

Selasa, 26 September 2017 07:40 WIB

Mahkamah Agung Amerika serikat (AS) memberi isyarat bahwa pihaknya dapat menghentikan larangan kontroversial terkait pembatasan Muslim ke AS


Kota Malang Tambah Hotel Kelas Bintang Tiga

Selasa, 26 September 2017 07:22 WIB

Kota Malang tengah menambah satu lagi hotel kelas bintang tiga di kawasan strategis, yakni Whiz Prime Hotel di Jalan Basuki Rachmad.


Spider-Man: Homecoming, Jadi Superhero Terlaris Tahun 2017

Selasa, 26 September 2017 07:21 WIB

Seperti yang sudah diprediksi, film terbaru Spider-Man, "Spider-Man: Homecoming" saat ini merupakan film superhero terlaris pada tahun 2017.


Bursa Saham Inggris Ditutup Turun Tipis

Selasa, 26 September 2017 07:19 WIB

Indeks acuan FTSE-100 di London turun sebesar 0,13 persen atau 9,35 poin menjadi 7.301,29 poin.


Orang Lebih Lama di Toilet Dibandingkan Berolahraga

Selasa, 26 September 2017 07:17 WIB

Banyak orang lebih menghabiskan waktu lebih lama dibandingkan dengan berolahraga. Itu menunjukkan gaya hidup yang tidak sehat.