BPS Sebut Lemahnya Kinerja Ekspor Non Migas Karena Libur Lebaran

akurat logo
Denny Iswanto
Senin, 17 Juli 2017 15:19 WIB
Share
 
BPS Sebut Lemahnya Kinerja Ekspor Non Migas Karena Libur Lebaran
Sejumlah kapal kargo melego jangkar di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (15/7). Arus petikemas di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pada semester pertama tahun 2017 tercatat sebesar 2.376.592 TEUs, meningkat tiga persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 yang tercatat sebesar 2.303.566 TEUS.. Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc/17

AKURAT.CO, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan surplus pada neraca perdagangan Indonesia pada Bulan Mei 2017 lalu dikarenakan naiknya tingkat ekspor non migas.

Pada bulan Mei 2017 tercatat surplus Indonesia sebesar USD 0,47 miliar dengan tingkat ekspor non migas yang mencapai USD 13,02 miliar dari total nilai ekspor sebesar USD 14,29 miliar.

Namun untuk kali ini, menurut kepala BPS Suhariyanto saat jumpa pers dengan media hari ini (17/7) di kantornya mengatakan bahwa nilai ekspor non migas untuk Juni 2017 hanya mencapai USD 10,35 miliar, melemah 20,66% dibanding Mei 2017, demikian juga dibanding ekspor Juni 2016 turun 13,85%.

"Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2017 mencapai USD 79,96 miliar atau meningkat 14,03% dibanding periode yang sama tahun lalu, sedangkan ekspor nonmigas mencapai USD 72,36 miliar atau meningkat 13,73%," jelas Kecuk, panggilan akrab kepala BPS.

Kepala BPS menjelaskan bahwa penurunan ekspor ini selalu terjadi pada saat libur Lebaran dikarenakan tidak diperbolehkannya aktifitas pengangkutan barang yang melewati tol atau pelabuhan karena masih digunakan untuk arus mudik.

"Kan semuanya ada waktu libur sekitar 5 hari. Jadi ini juga mempengaruhi tingkat ekspor kita karena banyak hari libur perdagangan," tambah dia.

Selain itu juga Kecuk menjelaskan bahwa terjadi fluktuasi harga di lapangan global sehingga mempengaruhi neraca ekspor pada bulan Juni ini.

"Penurunan terbesar ekspor nonmigas Juni 2017 terhadap Mei 2017 terjadi pada lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar USD 308,2 juta atau sebesar 16,48%, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bubur kayu/pulp sebesar USD 2,6 juta atau di tingkat tumbuh 20,05%," ungkap Kecuk.

Menurut sektornya, Suhariyanto menjabarkan bahwa ekspor nonmigas hasil industri pengolahan sepanjang tahun 2017 naik 10,05% dibanding periode yang sama tahun 2016, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 23,44% dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 37,23%.

"Untuk kontribusi ekspor ini, Jawa barat kembali menempatkan diri di posisi pertama dengan kontribusi 17,05%, Jawa timur 11,02% dan Kalimantan timur sebesar 10,55%," ucapnya.

Sebagai informasi, untuk ekspor nonmigas Juni 2017 terbesar adalah ke China yaitu USD 1,35 miliar, disusul Amerika Serikat USD 1,19 miliar dan Jepang USD 1,01 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,35%. Selain itu untuk ekspor ke Uni Eropa atau ke 28 negara sebesar USD 1,19 miliar. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Apakah Maraknya OTT KPK karena Adanya Mahar Politik di Pilkada?

Selasa, 26 September 2017 08:46 WIB

Mendagri Tjahjo Kumolo menyakini saat ini tidak ada lagi parpol yang meminta mahar kepada calon Gubernu, Bupati atau Walikota. Anda Percaya?


Turki dan Irak Adakan Latihan Bersama Setelah Referendum Kurdistan

Selasa, 26 September 2017 08:44 WIB

Tentara Irak telah tiba di Turki pada Senin (25/9) tengah malam untuk bergabung dalam pelatihan militer.


Polres Sumenep Ringkus Satpam Bawa Sabu

Selasa, 26 September 2017 08:35 WIB

Kepolisian Resor Sumenep Jawa Timur, Menangkap oknum satuan pengamanan (Satpam) lantaran membawa natkotika jenis sabu -sabu.


Indeks Bursa Saham Spanyol Berakhir Melemah

Selasa, 26 September 2017 08:34 WIB

Indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,86 persen atau 88,5 poin menjadi 10.216,50 poin.


Pakar: Ujaran Kebencian di Medsos Tunjukkan Rendahnya Literasi Digital

Selasa, 26 September 2017 08:22 WIB

Koordinator Penelitian Jaringan Penggiat Literasi Digital (Japelidi) Semarang, Liliek memandang perlu gerakan literasi digital.


Ini Kamera Terbaik untuk Merekam Gambar dalam Gerak Lambat

Selasa, 26 September 2017 08:18 WIB

Kamera semakin tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup masyarakat modern.


Pergerakan Magma Gunung Agung Terus Meningkat

Selasa, 26 September 2017 08:16 WIB

Gunung Agung saat ini memasuki fase kritis. Peluang terjadi letusan cukup besar. Radius 9-12 KM dari kaki gunung Agung harus dikosongkan.


Emilia Clarke Selesai Syuting Film 'Han Solo'

Selasa, 26 September 2017 08:10 WIB

Sutradara film solo "Han Solo", Ron Howard, mengungkap bahwa Emilia Clarke telah menyelesaikan syuting dari spin off Star Wars tersebut.


Dicari, Mantra Pejinak Hantu Ideologis; Pelajaran dari Peristiwa Kanigoro

Selasa, 26 September 2017 08:10 WIB

Hantu komunisme hanya bisa hilang jika seluruh komponen bangsa berhasil melakukan rekonsiliasi dan berhenti saling mencaci dan menyalahkan.


Korut Ancam Tembak Pesawat Pembom AS, Pentagon: Silahkan Trump Tangani

Selasa, 26 September 2017 08:09 WIB

Perang kata-kata kedua pemimpin negara tersebut membuat dunai semakin khawatir akan terjadinya perang.


MA Amerika Beri Sinyal dapat Batalkan Kebijakan Larangan Muslim ke AS

Selasa, 26 September 2017 07:40 WIB

Mahkamah Agung Amerika serikat (AS) memberi isyarat bahwa pihaknya dapat menghentikan larangan kontroversial terkait pembatasan Muslim ke AS


Kota Malang Tambah Hotel Kelas Bintang Tiga

Selasa, 26 September 2017 07:22 WIB

Kota Malang tengah menambah satu lagi hotel kelas bintang tiga di kawasan strategis, yakni Whiz Prime Hotel di Jalan Basuki Rachmad.


Spider-Man: Homecoming, Jadi Superhero Terlaris Tahun 2017

Selasa, 26 September 2017 07:21 WIB

Seperti yang sudah diprediksi, film terbaru Spider-Man, "Spider-Man: Homecoming" saat ini merupakan film superhero terlaris pada tahun 2017.


Bursa Saham Inggris Ditutup Turun Tipis

Selasa, 26 September 2017 07:19 WIB

Indeks acuan FTSE-100 di London turun sebesar 0,13 persen atau 9,35 poin menjadi 7.301,29 poin.


Orang Lebih Lama di Toilet Dibandingkan Berolahraga

Selasa, 26 September 2017 07:17 WIB

Banyak orang lebih menghabiskan waktu lebih lama dibandingkan dengan berolahraga. Itu menunjukkan gaya hidup yang tidak sehat.