Mantan Menkeu: Jangan Tergantung AEOI, Sederhanakan Saja Pajaknya!

akurat logo
Denny Iswanto
Sabtu, 15 Juli 2017 19:29 WIB
Share akurat gplus icon
 
Mantan Menkeu: Jangan Tergantung AEOI, Sederhanakan Saja Pajaknya!
Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Fuad Bawazier zaman Orde Baru (Orba). berita2bahasa.com

AKURAT.CO, Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak sekaligus Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier zaman Orde Baru (Orba) memberikan langkah strategis untuk Pemerintahan Joko Widodo agar bisa menyelesaikan permasalahan pajaknya.

Dalam rilis resminya yang diterima pada Sabtu (15/7), Fuad Bawazier mengatakan untuk meningkatkan potensi penerimaan perpajakan di Indonesia, Pemerintah jangan terlalu berharap banyak terhadap Automatic Exchange of Information/AEOI (pertukaran data keuangan-perbankan) dengan pihak Singapura mengingat ketatnya syarat dan kondisi yang belum tentu dapat dipenuhi pihak Indonesia dalam waktu dekat ini, serta adanya kepentingan yang berbeda.

"Belum lagi faktor peluang wajib pajak (WP) yang dengan mudah bisa mengalihkan data keuangannya ke negara lain yang tidak terikat dengan kesepakatan AEOI maupun dengan cara membungkus perusahaannya seolah-olah milik asing (bukan WNI)," jelas pria yang juga Menteri Keuangan masa orba ini.

Menurut Fuad, Pemerintah juga tidak perlu mengambil langkah langkah yang menakutkan WP atau yg bernada mengancam WP, karena di tengah bisnis yang sedang lesu kebijakan yang tidak bisnis friendly cenderung  merugikan perekonomian.

"Ada terobosan yang harus dipertimbangkan Pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak yakni merealisasikan sesegera mungkin pembentukan Badan Penerimaan Negara sebagaimana yang telah diajukan Presiden ke DPR. Tax ratio yang sekarang baru 10,3% harus bisa ditingkatkan minimal menjadi 14% PDB dalam 2-3 th ini. Dengan PDB yg mendekati Rp. 14.000 triliun, peningkatan per 1% berarti penerimaan sebesar Rp. 140 triliun," paparnya.

Selanjutnya adalah peningkatan realisasi pajak dilakukan dengan penyederhanaan pemungutan pajak, satu dan lain hal untuk mengurangi perkara perkara pajak, dan restitusi pajak yang rentan penyelewengan. Pemungutan pajak yg sederhana selain lebih mudah, murah dan praktis pelaksanaannya, menurutnya juga memberikan kepastian kepada WP.

"Contohnya adalah setiap penghasilan bunga dari bank dikenakan PPh Final 20%, suatu jumlah/tarif pajak yang sebenarnya amat tinggi tetapi karena praktis dan pasti, tidak ada WP yg protes dan aparat pajak juga tdk repot (zero cost of collection) karena pemungutannya dilaksanakan oleh perbankan. Contoh lain adalah pemungutan PPh Final atas transaksi jual beli saham di BEI yg dikenakan 0,1% yg pelaksanaannya oleh PT BEI sehingga praktis aparat pajak tidak perlu mengeluarkan tenaga maupun biaya," tuturnya.

Fuad juga menegaskan agar segera ada Pembentukan Badan Penerimaan Pajak yang langsung berada di bawah Presiden juga sebagai penegasan prinsip akuntabilitas, yakni pemisahan pengelola penerimaan negara dari pengelola pengeluaran negara.

"Penyederhanaan pajak oleh Badan ini juga termasuk mengkaji perubahan PPN dan PPn BM (Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Barang Mewah) yg meski sudah diberlakukan sejak 1985 tetap saja merepotkan baik WP maupun aparat pajak sebab perhitungan dan pengadministrasian pajak keluaran dan pajak masukan yang kompleks," tukas dia. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Pengamat: Konversi Suara 'Sainte Lague' Lebih Adil bagi Parpol

Minggu, 23 Juli 2017 13:38 WIB

Keuntungan "sainte lague" adalah partai yang kompetitif di dapil berpeluang memenangi satu kursi atau lebih.


Pemkab Mesuji Dapat Kucuran Dana Rp24 Miliar Bangun Infrastruktur

Minggu, 23 Juli 2017 13:37 WIB

Pembangunan infrastruktur jalan dengan menggunakan sistem rigid beton dan aspal hotmix.


Kepada Anak Indonesia, Jokowi: Bercita-citalah Setinggi Mungkin

Minggu, 23 Juli 2017 13:32 WIB

Jokowi bermain sulap di depan anak-anak.


Ayah Neymar Masih Bisu tentang Ketertarikan PSG terhadap Putranya

Minggu, 23 Juli 2017 13:32 WIB

Ayah Neymar hadir di Metlife Stadium saat putranya mencetak dua gol untuk kemenangan Barcelona versus Juventus.


Google Ingin Menggunakan Teknologi VR Sebagai Platform Pelatihan

Minggu, 23 Juli 2017 13:28 WIB

Google menguji kemungkinan teknologi VR dapat digunakan sebagai platform pelatihan untuk mengajarkan keterampilan.


PPP Buka Posko Pengaduan Perppu Ormas

Minggu, 23 Juli 2017 13:13 WIB

DPR RI baru akan membahas Perppu Ormas pada masa persidangan berikutnya, apakah akan diterima atau ditolak


Mendag: Indonesia-Afrika Selatan Akan Tingkatkan Kerja Sama Nonmigas

Minggu, 23 Juli 2017 13:13 WIB

Indonesia dan Afrika Selatan akan bekerja lebih dekat dalam mengidentifikasi potensi ekonomi.


PDIP Buka Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Jateng

Minggu, 23 Juli 2017 12:50 WIB

Pendaftaran dibuka mulai 24 Juli 2017 hingga 11 Agustus 2017 di kantor Sekretariat DPD PDIP Jateng Jalan Brigjend Katamso Nomor 24 Semarang


Google Play Musik Menambahkan Sisi Navigasi yang Penuh Pintasan

Minggu, 23 Juli 2017 12:49 WIB

Kumpulan ikon ini identik dengan yang ada di aplikasi Android dan iOS. Ketiga tombol dan pintasan melimpah ini muncul di mana saja.


10 Permintaan Anak Indonesia kepada Presiden Jokowi

Minggu, 23 Juli 2017 12:39 WIB

Menteri PPPA Yohana Yambise juga mengakui bahwa kasus kekerasan terhadap anak masih tinggi, khususnya di Riau.


Ini Cara Hemat Berwisata dengan Kapal Pesiar

Minggu, 23 Juli 2017 12:30 WIB

Sekarang kemewahan kapal pesiar bisa dirasakan semua kalangan.




EXO Berikan Hadiah Untuk Penggemar yang Telah Mendukungnya

Minggu, 23 Juli 2017 12:19 WIB

Untuk comebacknya ini, EXO pun membalas dukungan yang diberikan oleh penggemar kepada mereka. Kira-kira dikasih apa yaa....


Usulan Dana Pilkada Capai Rp275 Miliar

Minggu, 23 Juli 2017 12:15 WIB

Total dana tersebut hampir mencapai setengah dari total belanja publik daerah tahun ini.