Indonesia-Malaysia Kebut Penyelesaian Perjanjian Dagang

akurat logo
Aji Nurmansyah
Kamis, 13 Juli 2017 11:28 WIB
Share
 
 Indonesia-Malaysia Kebut Penyelesaian Perjanjian Dagang
ilustrasi perjanjian kerjasama Indonesia-Malaysia di percepat. (Foto: WWF.or.id)

AKURAT.CO, Pemerintah RI dan Malaysia sepakat Perjanjian dagang kedua negar di kebut penyelesaianya.Delegasi pemerintah Indonesia dan Malaysia kembali yang mengadakan Perundingan "review border trade agreement" (review BTA) tahun 1970 di Kuching, Malaysia.

Direktur Perundingan Bilateral Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini mengemukakan hal itu di Kuching, Kamis (13/7).

Pemerintah Indonesia dan Malaysia kembali mengadakan Perundingan Review BTA tahun 1970, bertempat di kota Kuching, Malaysia tanggal 10 -11 Juli 2017. Perundingan ini merupakan kelanjutan dari yang perundingan sebelumnya tanggal 6-7 April 2017 di Lombok, Indonesia.

"Hasil dari pertemuan dua hari ini akan dilaporkan kepada Menteri Perdagangan kedua Negara pada saat Pertemuan 'The 3rd Indonesia-Malaysia Joint Trade and Investment Committee (JTIC)' yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2017 ini, di Kuching, Malaysia," tuturnya.

Pada review ke-4 BTA di Kuching, Delegasi Indonesia dipimpin oleh Ni Made Ayu Marthini, Direktur Perundingan Bilateral dan diperkuat oleh perwakilan unit-terkait di Kementerian Perdagangan serta dari Instansi/Lembaga terkait, antara lain dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Hukum dan HAM.

Sedangkan Delegasi Malaysia dipimpin oleh Puan Mastura Binti Ahmad Mustafa dari Ministry of Industry and International Trade.

"Pertemuan berlangsung konstruktif, karena kedua negara sepakat untuk menyelesaikan pembahasan di tahun 2017, sesuai mandat Menteri Perdagangan masing-masing," ujar Made Marthini, menegaskan.

Putaran perundingan BTA 1970 ini sebelumnya sempat terhenti hampir enam tahun, sebelum akhirnya pada pertemuan "the 2nd Joint Trade and Investment Committee (JTIC) Ministerial Meeting" tanggal 30 Juni 2016 di Jakarta, Menteri Perdagangan kedua negara mendorong kembali kelanjutan perundingan BTA ini.

Dia mengatakan BTA Indonesia-Malaysia disepakati tahun 1970, sehingga sangat perlu untuk merevisi BTA tersebut karena banyak sekali perkembangan dan dinamika yang terjadi di lapangan yang mungkin tidak sesuai lagi dengan keadaan dan perkembangan di kedua Negara.

"Penyelesaian pembahasan BTA sangat penting karena akan digunakan sebagai payung hukum masyarakat perbatasan Indonesia, khususnya di kawasan perbatasan Indonesia dengan Malaysia untuk dapat melakukan aktifitas dagang memenuhi kebutuhan sehari-hari," lanjut Made Marthini.

Lebih lanjut Made menegaskan pada pertemuan dua) hari ini delegasi kedua negara merundingkan draft teks BTA, sedangkan beberapa isu masih memerlukan koordinasi internal di masing-masing negara, seperti daftar nama produk yang diperdagangkan, wilayah batas dan pintu masuk/keluar yang masih memerlukan koordinasi lebih lanjut di masing-masing negara.

"Koordinasi senantiasa dilakukan antar Kementerian dan Lembaga di Indonesia dan daerah/wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, agar hasil perundingan betul-betul dapat bermanfaat bagi masyarakat di eilayah perbatasan tersebut," ujar Made.[]


Editor. Juaz

Sumber. antara

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Curhat di Medsos, Rita Widyasari: Negeriku Dimanakah Keadilan?

Selasa, 26 September 2017 23:12 WIB

Saya dengar kabar-kabar memang semalaman, makanya saya buat status ini.




Olahraga dan Istirahat Cukup Mampu Tingkatkan Libido

Selasa, 26 September 2017 22:58 WIB

Hubungan suami istri juga ditentukan oleh seks. Tapi, untuk membangkitkan semangat seks, diperlukan libido.


Tega!! Khairil Anwar Polisikan Muzdalifah Setelah 'Nombokin' Utang

Selasa, 26 September 2017 22:56 WIB

Tega!! Khairil Anwar Polisikan Muzdalifah Setelah 'Nombokin' Utang


Rita Tersangka, Rusmadi : No Comment Dulu

Selasa, 26 September 2017 22:55 WIB

Masyarakat berharap Kaltim akan bersih dari penyimpangan-penyimpangan.


Kapsul Thermal Pelindung Pertama Untuk Smartphone Anda

Selasa, 26 September 2017 22:54 WIB

Phoozy mencoba mengatasi masalah anda dengan menciptakan kapsul thermal untuk melindungi smartphone.


RDP Komisi III dengan KPK Digelar Tertutup, Terkait Kasus Rita?

Selasa, 26 September 2017 22:50 WIB

Menjawab interupsi Azis, Benny pun menawarkan usulan tersebut kepada anggota komisi III yang hadir.


Tersangka KPK, Ini Segudang Penghargaan Rita Widyasari

Selasa, 26 September 2017 22:45 WIB

Program Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja) jadi andalannya dan terbukti.


Tekuk Persegres, MU Geser PSM dari Posisi Ketiga

Selasa, 26 September 2017 22:30 WIB

Kiper Timnas U-19, Satria Tama tidak berdaya menghadapi gempuran pemain MU.


Ayah Rita Widyasari Juga Tersangka Korupsi di KPK

Selasa, 26 September 2017 22:17 WIB

Mahkamah Agung memperberat hukuman Syaukani menjadi enam tahun penjara.


Indonesia Dorong Perdamaian dan Stabilitas Global

Selasa, 26 September 2017 22:16 WIB

Selama ini Indonesia telah berperan penting dalam membangun stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara.


Tanggal Pernikahan dan Jenis Kelamin Bayi Ronaldo Bocor

Selasa, 26 September 2017 22:01 WIB

Kapan Ronaldo dan Georgina akan menikah?


Isu Gunung Agung Meletus, Bali Tetap Jadi Tuan Rumah Asia-Europe Transport Minister Meeting

Selasa, 26 September 2017 21:58 WIB

Pertemuan tersebut dapat menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kerjasama Asia dan Eropa


Meskipun Sering Safari, Elektabilitas Gus Ipul Kesalip La Nyalla

Selasa, 26 September 2017 21:52 WIB

Mukti mengaku La Nyalla mengalami kenaikan dua kali lipat dalam empat bulan ini.