Kemenkeu Akan Terus Kejar Pajak Badan Usaha Seperti Google

Denny Iswanto
Senin, 19 Juni 2017 21:19 WIB
Share
 
Orang berjalan di depan layar Google. Pemerintah Indonesia dan Google sudah bersepakat untuk nilai utang yang harus dibayar perusahaan daring raksasa itu, sesuai Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan Tahun 2016.. Foto: telegraph.co.uk

AKURAT.CO, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berkomitmen untuk mengejar pajak dari perusahaan raksasa informasi dan internet yang berbentuk Badan Usaha Tetap (BUT) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, di kantornya saat ditemui dalam buka puasa bersama media, Jakarta, Senin (19/6), bahwa setelah Google, pemerintah akan mengejar pembayaran pajak dari BUT lain yang beroperasi di Indonesia.

"Jadi, kalau mereka beroperasi di sini, mereka jadi obyek pajak. Kalau subyeknya itu mau dia ada di dalam negeri maupun di luar negeri, itu tidak jadi soal," tegas Sri Mulyani terhadap perusahaan yang selama ini selalu berusaha menghindari pajak di Indonesia.

Menurutnya, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak dan pembayaran pajak perusahaan BUT tersebut, Kemenkeu akan segera berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara untuk melihat aktivitasnya selama di Indonesia untuk menghitung pajak mereka.

"Kalau penentuan itu kebijakan dari Menkominfo, karena mereka subyek pajak karena ada aktivitasnya (di sektor informasi dan teknologi) di sini," imbuh Sri Mulyani.

Namun, ketika disinggung mengenai perusahaan BUT mana saja yang akan menjadi target pajaknya dalam waktu dekat untuk mendapat pembayaran pajak tersebut, dia enggan menjelaskan detailnya. Pasalnya, Sri Mulyani ingin agar seluruh perusahaan BUT di Tanah Air bisa patuh pada peraturan perpajakan di Indonesia bukan hanya sebagian perusahaan saja.

Sebelumnya, untuk BUT seperti Google, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) telah berhasil mendapat kesepakatan pembayaran pajak sesuai dengan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2016 berdasarkan ketentuan Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Namun Menkeu enggan menjelaskan berapa besaran pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan raksasa tersebut.

Sementara itu, menurut Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi, pekan lalu menyatakan bahwa DJP akan tetap memeriksa rekam pajak Google selama lima tahun ke belakang meskipun sudah ada kesepakatan pembayaran sesuai dengan DPR 2016 untuk menggali lebih dalam besaran tunggakannya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Jaksa Agung HM Prasetyo Dinilai Mencoreng Cita-cita Reformasi

Jumat, 23 Juni 2017 18:48 WIB

Jika benar apa yang dilakukan Jaksa Agung dengan melakukan tindakan yang sarat KKN, maka ia telah merusak cita-cita reformasi


Anies Imbau Warga Jakarta yang Tak Mudik Nikmati Lengangnya Ibu Kota

Jumat, 23 Juni 2017 18:38 WIB

"Nikmati lengangnya Jakarta." Pesan Anies kepada masyarakat Jakarta


Urai Kemacetan, Polisi dan Jasa Marga Terapkan Contra Flow

Jumat, 23 Juni 2017 18:37 WIB

Untuk mengurai kemacetan, petugas berwenang berlakukan contra flow


Keita dan Van Dijk Jadi Incaran Utama Liverpool

Jumat, 23 Juni 2017 18:36 WIB

Liverpool masih ingin melengkapi armadanya, dengan mengincar gelandang RB Leipzig, Naby Keita, dan bek asal Southampton, Virgil Van Dijk.



6 Fakta Menarik Jelang GP Belanda

Jumat, 23 Juni 2017 18:31 WIB

Pertama kalinya MotoGP Belanda di Assen diadakan hari Minggu tahun 2016 lalu. Valentino Rossi menjadi pebalap paling sukses di Assen.


Juventus Resmi Dapatkan Pemain Muda Ceko

Jumat, 23 Juni 2017 18:23 WIB

Patrick Schick dianggap sebagai striker yang memiliki potensi yang gemilang dan akan menjadi tandem Paulo Dybala di Juventus.


Harga Daging Sapi dan Ayam Merangkak Naik Jelang Lebaran

Jumat, 23 Juni 2017 18:16 WIB

harga daging sapi naik Rp10.000 menjadi Rp130.000 per kilogramnya Sementara harga ayam potong naik Rp4.000 menjadi Rp27.000 per kilogram


Ini Isi SMS Ancaman Hary Tanoe Kepada Jaksa Yulianto

Jumat, 23 Juni 2017 18:12 WIB

Pengacara Hary Tanoe tetap membantah bahwa SMS yang dikirimkan berisi ancaman.


Alun-Alun Purwokerto dan Curug Gumawang Akan Hadirkan Pementasan Ebeg dan Lengser saat Lebaran

Jumat, 23 Juni 2017 18:07 WIB

Biasanya pengunjung tersebut didominasi oleh pemudik yang sudah ada dikampung.


Pemudik Motor Difokuskan ke Dermaga Enam, Ini Alasan ASDP Merak

Jumat, 23 Juni 2017 18:00 WIB

dengan memfokuskan para pemudik roda dua di dermaga enam Pelabuhan Merak, Banten, selain akan mengurangi tingkat kemacetan juga akan akan be


Polres Jakarta Pusat Akan Menindak Peserta Takbir Keliling

Jumat, 23 Juni 2017 17:57 WIB

Jika ingin melakukan takbir, silakan dilakukan di masjid terdekat


Pekanbaru Jadi Primadona Pariwisata di Sumatera Tengah

Jumat, 23 Juni 2017 17:49 WIB

Perkembangan Kota Pekanbaru yang kini menjadi salah satu kota primadona di kawasan Sumatera Tengah sebagai destinasi pariwisata.


Kebahagiaan Ratna Sarumpaet Akhirnya Punya Cucu Perempuan

Jumat, 23 Juni 2017 17:44 WIB

Putri Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto jadi cucu perempuan pertama Ratna Sarumpaet.


Kapal Kerap Telat Anggota Polisi Diminta Jaga Kamtibmas

Jumat, 23 Juni 2017 17:43 WIB

Biasanya ketika kapal telat pemudik mulai resah, disini anggota harus hadir memberi pengertian untuk tetap waspada