Uni Eropa Diminta Tegas Sikapi Inggris, Tetapi Jangan Berarti Menghukum

akurat logo
Wayan Adhi Mahardhika
Rabu, 14 Februari 2018 12:08 WIB
Share
 
Uni Eropa Diminta Tegas Sikapi Inggris, Tetapi Jangan Berarti Menghukum
Juru bicara pemerintah Prancis, Benjamin Griveaux, gambar diambil pada 22 Januari 2018.. REUTERS

AKURAT.CO, Juru bicara pemerintah Prancis Benjamin Griveaux meminta Uni Eropa mengambil tindakan tegas dalam negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Tetapi, hal itu bukan berarti memberikan hukuman terhadap keputusan Inggris tersebut.

Jika Inggris melanggar beberapa perjanjian yang disepakati, Inggris akan kesulitan dalam mengakses pasar Eropa. Hal itu tertuang dalam salahsatu dokumen komisi Uni Eropa yang juga menjadi perhatian partai konservatif di Inggris.

“Perjanjian tersebut bukan berita yang baik, seharusnya Inggris tidak boleh direndahkan dan dihukum seperti itu,” kata Griveaux seperti dilansir dari Reuters, Selasa (12/2).

Griveaux yang merupakan bagian dari rezim presiden Emmanuel Macron, menekankan Inggris tidak boleh mencari bagian yang diinginkannya dalam pasar Eropa seperti perdagangan bebas. Disamping itu memberhentikan beberapa kebijakan lainnya, seperti freedom of movement.

Dalam kebijakan freedom of movement, memungkinkan warga Uni Eropa untuk pindah ke negara lain sesama negara anggota dan dalam keadaan tertentu dapat mengakses sistem kesejahteraan negara Uni Eropa.

“Inggris harus tegas dalam keputusannya. Memilih kebijakan-kebijakan tertentu, merupakan hal yang tidak mungkin,” kata Griveaux.

Ia juga mengingatkan, jika ada satu negara yang menentang perjanjian Brexit, akan menjadi hal yang sulit dalam kebijakan persatuan kawasan. Terganggunya stabilitas kawasan ini dirasakan juga oleh Prancis, yang merupakan sikap balasan dari Inggris melalui restriksi atau pembatasan terhadap akses negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa, yang memiliki layanan di daerah-daerah Inggris.

Pejabat Prancis telah berulang kali mengatakan sasaran utama dalam negosiasi Brexit ini untuk mempertahankan kesatuan 27 negara Uni eropa yang tersisa. Upaya itu dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan diplomat Inggris melalui ketua komisi negosiator, Michael Barnier.

“Tidak mungkin ada hal-hal yang bisa ditangani sepenuhnya secara bilateral, jika tidak, itu tidak akan berhasil,” kata Griveaux.

Griveaux menceritakan, bahwa dirinya pernah menghadapi dampak buruk dari hubungan yang tidak baik dengan Inggris. Pada waktu itu, ia melakukan tugas singkat di kementerian keuangan pada awal kepemerintahan Macron, mengatakan bahwa dia telah ditolak di kalangan bankir Inggris, ketika melakukan kunjungan ke London tahun lalu dalam misi menarik pulang bankir Prancis yang berbasis di Inggris.

"Apa yang mengejutkan saat saya pergi ke sana musim panas lalu adalah bahwa banyak bankir dan institusi besar mengira Brexit tidak akan terjadi," katanya. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Jimly Asshiddiqie: Indonesia Sudah 20 Tahun, Malaysia Baru Rasakan Reformasi Sekarang

Senin, 21 Mei 2018 18:13 WIB

Apa yang terjadi 20 tahun di Indonesia, hari ini terjadi di negara tentangga Malaysia yang saat ini gencar mendorong reformasi



Diduga Cemarkan Nama Baiknya, Paslon Josua Masuk Tahap Penyidikan

Senin, 21 Mei 2018 18:10 WIB

Melaporkan kasus ini bukan karena dendam, ini adik-adik saya. Hanya dia sudah menuding saya yang tidak-tidak, tuk pembuktiannya dengan Hukum


Mau Umrah, Wartawan Tanyakan Rencana Ketemu Rizieq, Begini Jawaban Sandiaga

Senin, 21 Mei 2018 18:02 WIB

"Umrah itu ibadah. Tapi saya ingin gunakan kesempatan umrah dengan istri."


Masih Ragu Memberi Daging pada si Kecil?

Senin, 21 Mei 2018 17:54 WIB

Ingat, daging lebih hebat ketimbang sayur dan buah loh!


Deretan Artis Muda Inspiratif yang Berhasil Raih Gelar Master

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Tak hanya sampai pada jenjang sarjana, beberapa artis berikut ini bahkan telah berhasil meraih gelar master.


Kelanjutan Holding BUMN Migas, PGN dan Pertagas Integrasikan Bisnis

Senin, 21 Mei 2018 17:51 WIB

Pertamina dan PGN tengah melakukan finalisasi mekanisme integrasi yang paling baik bagi kedua perusahaan.


Politikus PSI Mempetisi Kabareskrim: Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni

Senin, 21 Mei 2018 17:50 WIB

Tokoh politik muda Raja Juli Antoni terancam dipenjara.


Dijadikan Tersangka Dugaan Korupsi, Kadis PU Papua Siap Diproses Hukum

Senin, 21 Mei 2018 17:45 WIB

Kadis PU Provinsi Papua, Djuli Mambaya, jadi tersangka korupsi pembangunan Terminal Nabire tahun 2016 yang merugikan negara sebesar Rp 1,7 M


Menteri LHK dan KPK Bahas Konflik Lahan di Trenggalek dan Teluk Jambe

Senin, 21 Mei 2018 17:38 WIB

Sengekta tanah ini memang belakangan sempat mencuat hingga ke depan istana



DPR Minta Pemerintah Transparan Terkait Impor Beras

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Bam Soesatyo sayangkan perbedaan data ketersediaan pangan antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan


Lulus dari Indonesian Idol, Bianca Jodie dan Marion Jola Kompak Tolak Tawaran Main Film

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Keduanya kompak ingin fokus berkarier di dunia musik.


Angkatan Udara Kerajaan Saudi Berhasil Cegat Rudal yang Diluncurkan Milisi Houthi

Senin, 21 Mei 2018 17:36 WIB

Iran dinilai sudah melanggar Resolusi 2216 dan 2231 yang dikeluarkan PBB.


Jangan Lewatkan Konsumsi Alpukat Ya Busui, Ini Manfaatnya

Senin, 21 Mei 2018 17:35 WIB

Bayi Anda sangat sehat dari kebiasaan ini.