Krisis Air di Kota-Kota Afrika, Proyek Bendungan Jadi Prioritas

akurat logo
Andi Syafriadi
Rabu, 14 Februari 2018 10:44 WIB
Share
 
Krisis Air di Kota-Kota Afrika, Proyek Bendungan Jadi Prioritas
Cabang pohon kering terlihat di antara lumpur yang juga kering di bendungan Theewaterskloof di dekat Cape Town, Afrika Selatan, 20 Januari 2018.. REUTERS

AKURAT.CO, Kota-kota di Afrika perlu perencanaan dan inventasi lebih baik dalam infrastruktur air. Pada hari selasa (13/2) kantor akuntan Global Deloitte menyebutkan saat ini kota Cape Town, sedang menghitung keran air bersih akibat bencana kekeringan.

Pemangku kebijakan setempat memperkirakan keran di ibu kota Afrika Selatan itu akan kehabisan air pada Mei mendatang, sebuah krisis yang telah membawa dampak perubahan iklim di seluruh dunia.

"Cape Town tidak akan menjadi satu-satunya kota di benua ini yang mengalami penurunan air yang signifikan" ujar Jean-Pierre Labuschagne, seorang ahli infrastruktur di Deloitte, dalam laporan Construction Trends Afrika.

Dilansir dari Reuters, pemerintah kota Cape Town telah melakukan pembatasan terhadap beberapa sektor yang dapat merugikan pertanian dan industri hingga berefek kepada sektor pariwisata.

Labuschagne mengatakan bahwa tingginya tingkat migrasi ke daerah perkotaan telah membuat sulit banyak kota di Afrika. Diperlukan perencanaan yang baik dan memperluas jaringan infrastruktur yang cepat mengikuti peningkatan jumlah orang yang saat ini berada di pemukiman yang dibangun tidak resmi.

Kota-kota lainnya di kawasan Afrika seperti Nairobi, Kenya, dan Ghana Accra telah mengalami kekurangan air yang berulang selama bertahun-tahun, karena bendungan turun ke tingkat yang kritis pada musim kemarau.

Tercatat, kekurangan air kota-kota ini mengancam kehidupan jutaan orang di Nairobi. Salah satu daerah kumuh terbesar di Afrika, yang menjadi sarang bagi wabah penyakit seperti kolera dan tifoid.

"Sistem air Nairobi direncanakan untuk populasi sekitar setengah juta orang, namun saat ini Nairobi memiliki lebih dari 4 juta penduduk," ujar John Ponsonby selaku direktur Infrastruktur Deloitte dikutip dari Reuters.

Perusahaan air dan pembuangan limbah Nairobi mengatakan bahwa ibu kota Kenya akan menghadapi kekurangan air pada bulan April, jika musim hujan pada bulan Maret dan Mei berkurang.

"Itu dimulai ketika pasokan air domestik pada bulan Januari dari bendungan Ndakaini sudah setengah kosong, waduk terbesar untuk Nairobi berjarak sekitar 80 kilometer di sebelah utara Ibukota," terang Ponsonby.

Perusahaan Air Ghana mengumumkan pada bulan lalu akan memberikan jatah pemakaian air di ibu kota, Accra, dan bagian wilayah lainnya, karena hujan yang tidak mencukupi.

"Solusinya adalah membangun bendungan lain dan membuat penduduk mengerti akan pentingnya air bersih", ujar Labuschagne. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Bom Kembar Hantam Somalia 45 Orang Tewas

Minggu, 25 Februari 2018 08:33 WIB

"Jumlah korban akibat serangan bertambah menjadi 45, sedangkan korban luka sejauh ini sebanyak 36 orang,"


Beda Penilaian Pengamat tentang Perry Warjiyo Calon Gubernur BI

Minggu, 25 Februari 2018 08:25 WIB

Duh... ini mau dikocok kemana posisi Bank Sentral...


Jokowi Ingatkan Rakyat Tidak Retak Karena Pilkada

Minggu, 25 Februari 2018 08:02 WIB

"Silakan dipilih pemimpin-pemimpin yang paling baik. Berbeda pilihan boleh-boleh saja, silakan. Tetapi setelah itu, marilah kita rukun,"


Juara di Dubai, Svitolina Samai Henin dan Williams

Minggu, 25 Februari 2018 08:00 WIB

Elina Svitolina mengalahkan Daria Kasatkina dalam laga dua set dengan skor 6-4 dan 6-0.


Petugas Medis Meninggal Saat Menolong Korban Gas Beracun

Minggu, 25 Februari 2018 07:47 WIB

BK kapal MV Sumiei sudah memperingatkan agar para pekerja tidak melakukan pembongkaran sebelum 3 jam karena dari kapal tercium bau amumisi


Maret 2018 Pemkot Tomohon Realisasikan Transaksi Nontunai ASN

Minggu, 25 Februari 2018 07:30 WIB

Pemberlakuan kebijakan transaksi nontunai berdasar pada surat edaran Mendagri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Nontunai


Nilai Ahok Bakal Ikut Pilpres, Alumni 212: Jadi Gubernur Saja Meresahkan

Minggu, 25 Februari 2018 07:30 WIB

Al-Khathath mengatakan sekira 5.000 orang bakal kawal sidang PK Ahok di PN Jakarta Utara.


Dipolisikan, Anies: Ketika Berjuang Tegakkan Keadilan Tentu Akan Banyak Masalah

Minggu, 25 Februari 2018 07:00 WIB

Hadapi itu dan tunjukkan kepada semua bahwa kebijakan yang dilakukan untuk menghadirkan keadilan.


Spaletti: Tensi Pertandingan Memengaruhi Pemain Saya

Minggu, 25 Februari 2018 06:53 WIB

"Sudah jelas sejak kick-off, kami kehilangan tempo permainan," kata Luciano Spaletti.


Inflasi Kota Palu 2017 Rangking Kedua Nasional

Minggu, 25 Februari 2018 06:45 WIB

Inflasi bulan Desember tahun 2017 telah menempatkan Kota Palu pada posisi kedua di wilayah Sulawesi, Maluku Papua (Sulamampua) dan Nasional


Besok, 5.000 Orang Kawal Sidang PK Ahok

Minggu, 25 Februari 2018 06:30 WIB

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Al-Khathath mengatakan sekira 5.000 orang bakal kawal sidang PK Ahok.


BI Ramal Inflasi Februari Akan Sentuh 0,19 Persen Karena Harga Pangan

Minggu, 25 Februari 2018 06:05 WIB

Salah satu sumber tekanan inflasi nasional, kata Agus, berasal dari kelompok harga barang pangan bergejolak di Jawa dan Sumatera.


Ancam Korban Pakai Golok, 2 Pelajar Rampas Motor di Karawang

Minggu, 25 Februari 2018 05:59 WIB

Dua remaja yang masih kelas 3 SMA di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor.


Bamsoet: Peran Orang Tua Tanamkan Nilai Moral Anak

Minggu, 25 Februari 2018 05:30 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya peran orang tua menanamkan nilai-nilai moral kepada anak untuk meraih keberhasilan.


Untuk Asian Games, Milla Butuh Pemain Senior yang Memimpin

Minggu, 25 Februari 2018 05:25 WIB

"Pendekatan pemain senior dengan pemain muda pasti berbeda dengan para pelatih," kata Luis Milla.