Suku Bunga KPR BTN akan Ditekan ke 9,5 Persen di 2018

akurat logo
Denny Iswanto
Rabu, 14 Februari 2018 10:18 WIB
Share
 
Suku Bunga KPR BTN akan Ditekan ke 9,5 Persen di 2018
Ilustrasi Pertumbuhan Kredit. ISTIMEWA

AKURAT.CO, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN memberi sinyal akan menurunkan suku bunganya untik Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Bank plat merah ini menargetkan suku bunga KPR bisa turun jadi single digit di 2018 dari awalnya yang masih double digit.

Direktur Utama Bank BTN Maryono usai pemaparan kinerja perseroan di Jakarta, Selasa (13/2) mengatakan penurunan suku bunga KPR sebenarnya tergantung dari biaya dana atau cost of fund perseroan. Jika biaya dana bisa ditekan oleh pihaknya maka ada kemungkinan suku bunga KPR BTN bisa diturunkan.

"Tapi kita tetap melihat cost of fund itu. Karena faktor dari pada penurunan suku bunga berasal dari cost of fund biaya dana. Kalau ini kita lihat akan mengalami penurunan secara terus atau stabil," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa sampai saat ini suku bunga KPR di Bank BTN masih berada di level 10-10,5%. Pihaknya pun masih berusaha untuk menjadikan suku bunga ini single digit seperti ketentuan dari Bank Sentral dan menargetkan bisa diturunkan ke level 9-9,5%.

"Nanti akan kita lakukan penurunan di suku bunga kreditnya. Kita kalau bisa satu digit. Sekarang sebetulnya sudah mendekat satu digit, kita kan antara 10-10,5%. Kita tinggal menargetkan antara 9-9,5%," imbuhnya.

Dalam paparan penyaluran kredit dan pembiayaan Bank BTN sepanjang 2017 naik 21,01% dari Rp164,44 triliun pada Desember 2016 menjadi Rp198,99 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut tercatat berada di atas rata-rata industri perbankan nasional, karena data dari Bank Indonesia menunjukkan pada Desember 2017 kredit perbankan nasional hanya tumbuh di level 8,2% yoy.

Menurut Maryono, kredit perumahan masih sangat dominan pada komposisi pinjaman Bank BTN selama tahun 2017, atau mencapai 90,07% dari total pinjaman yang telah disalurkan.

Per Desember 2017, kredit perumahan yang disalurkan perseroan juga naik 21,14% yoy dari Rp147,94 triliun menjadi Rp179,22 triliun. Sedangkan kredit non perumahan di emiten berkode BBTN ini juga terpantau naik sebesar 19,78% yoy dari Rp16,49 triliun menjadi Rp19,76 triliun pada kuartal IV 2017.

"Kenaikan tersebut ditopang oleh peningkatan kredit konsumer sebesar 1,59% yoy menjadi Rp4,81 triliun dan kredit komersial perbankan sebesar 27,12% yoy menjadi Rp14,95 triliun pada akhir 2017," ungkap Maryono.

Laju penyaluran kredit Bank BTN ini juga diikuti oleh kualitas kredit, karena rasio kredit bermasalahnya (non performing kian/NPL) nett perseroan pada Desember 2017 berada di level 1,66%.

"Ini membaik dari NPL 1,85% pada bulan yang sama tahun sebelumnya. NPL gross perseroan pun tercatat hanya sebesar 2,66% per Desember 2017 atau turun dari 2,84% di Desember 2016," ujar dia. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bom Kembar Hantam Somalia 45 Orang Tewas

Minggu, 25 Februari 2018 08:33 WIB

"Jumlah korban akibat serangan bertambah menjadi 45, sedangkan korban luka sejauh ini sebanyak 36 orang,"


Beda Penilaian Pengamat tentang Perry Warjiyo Calon Gubernur BI

Minggu, 25 Februari 2018 08:25 WIB

Duh... ini mau dikocok kemana posisi Bank Sentral...


Jokowi Ingatkan Rakyat Tidak Retak Karena Pilkada

Minggu, 25 Februari 2018 08:02 WIB

"Silakan dipilih pemimpin-pemimpin yang paling baik. Berbeda pilihan boleh-boleh saja, silakan. Tetapi setelah itu, marilah kita rukun,"


Juara di Dubai, Svitolina Samai Henin dan Williams

Minggu, 25 Februari 2018 08:00 WIB

Elina Svitolina mengalahkan Daria Kasatkina dalam laga dua set dengan skor 6-4 dan 6-0.


Petugas Medis Meninggal Saat Menolong Korban Gas Beracun

Minggu, 25 Februari 2018 07:47 WIB

BK kapal MV Sumiei sudah memperingatkan agar para pekerja tidak melakukan pembongkaran sebelum 3 jam karena dari kapal tercium bau amumisi


Maret 2018 Pemkot Tomohon Realisasikan Transaksi Nontunai ASN

Minggu, 25 Februari 2018 07:30 WIB

Pemberlakuan kebijakan transaksi nontunai berdasar pada surat edaran Mendagri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Nontunai


Nilai Ahok Bakal Ikut Pilpres, Alumni 212: Jadi Gubernur Saja Meresahkan

Minggu, 25 Februari 2018 07:30 WIB

Al-Khathath mengatakan sekira 5.000 orang bakal kawal sidang PK Ahok di PN Jakarta Utara.


Dipolisikan, Anies: Ketika Berjuang Tegakkan Keadilan Tentu Akan Banyak Masalah

Minggu, 25 Februari 2018 07:00 WIB

Hadapi itu dan tunjukkan kepada semua bahwa kebijakan yang dilakukan untuk menghadirkan keadilan.


Spaletti: Tensi Pertandingan Memengaruhi Pemain Saya

Minggu, 25 Februari 2018 06:53 WIB

"Sudah jelas sejak kick-off, kami kehilangan tempo permainan," kata Luciano Spaletti.


Inflasi Kota Palu 2017 Rangking Kedua Nasional

Minggu, 25 Februari 2018 06:45 WIB

Inflasi bulan Desember tahun 2017 telah menempatkan Kota Palu pada posisi kedua di wilayah Sulawesi, Maluku Papua (Sulamampua) dan Nasional


Besok, 5.000 Orang Kawal Sidang PK Ahok

Minggu, 25 Februari 2018 06:30 WIB

Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Al-Khathath mengatakan sekira 5.000 orang bakal kawal sidang PK Ahok.


BI Ramal Inflasi Februari Akan Sentuh 0,19 Persen Karena Harga Pangan

Minggu, 25 Februari 2018 06:05 WIB

Salah satu sumber tekanan inflasi nasional, kata Agus, berasal dari kelompok harga barang pangan bergejolak di Jawa dan Sumatera.


Ancam Korban Pakai Golok, 2 Pelajar Rampas Motor di Karawang

Minggu, 25 Februari 2018 05:59 WIB

Dua remaja yang masih kelas 3 SMA di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor.


Bamsoet: Peran Orang Tua Tanamkan Nilai Moral Anak

Minggu, 25 Februari 2018 05:30 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya peran orang tua menanamkan nilai-nilai moral kepada anak untuk meraih keberhasilan.


Untuk Asian Games, Milla Butuh Pemain Senior yang Memimpin

Minggu, 25 Februari 2018 05:25 WIB

"Pendekatan pemain senior dengan pemain muda pasti berbeda dengan para pelatih," kata Luis Milla.