Trump Lancarkan Kebijakan 'Pajak Balasan' Bagi Negara Aliansi

akurat logo
Syani Zuraida
Selasa, 13 Februari 2018 16:45 WIB
Share
 
Trump Lancarkan Kebijakan 'Pajak Balasan' Bagi Negara Aliansi
Presiden Amerika Donald Trump dalam pengumuman timbal balik pajak atau reciprocal tax, di Washington, Senin (12/2) waktu setempat.. REUTERS/Yuri Gripas

AKURAT.CO, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menerapkan reciprocal tax atau timbal-balik pajak kepada seluruh negara, termasuk kepada negara-negara yang termasuk ke dalam aliansinya.

Timbal Balik Pajak adalah biaya yang dibebankan kepada negara, yang memberlakukan pajak bagi barang-barang asal AS di pasar negara tersebut. Namun, pemerintah Trump tidak menjelaskan mekanisme dari kebijakan timbal-balik pajak tersebut.

Saat mengumumkan kebijakan tersebut pada Senin (12/2) waktu Washington, Trump mengingatkan warga AS bahwa negara-negara yang mengalami surplus perdagangan dengan AS, hanyalah negara yang ‘mengambil keuntungan’ bagi negaranya sendiri.

“Kita tidak bisa membiarkan orang-orang datang ke negara kita dan merebut semua lapangan kerja, serta menerapkan pajak besar terhadap barang-barang AS yang beredar di negara mereka.” ungkap Trump dikutip dari Reuters.

Trump juga mengatakan bahwa AS kehilangan banyak keuntungan yang lari diambil Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.

"Tapi kita akan mengubah kebijakan agar tidak lagi dirugikan,” lanjut Trump.

Trump menyebut kasus Harley-Davidson sebagai contoh dari perdagangan yang tidak adil. Harley membangun pabriknya di Thailand, karena apabila dibuat di AS, pajak barang akan naik 60% untuk pemasaran di Thailand.

Amerika Serikat telah menerapkan pajak yang cukup rendah dalam kesepakatan di Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), yakni sebesar 3,5%. Namun, Negara lain seperti Tiongkok menerapkan pajak yang lebih tinggi, yakni 9,9%. Untuk beberapa produk seperti kendaraan, AS hanya mengimplementasikan 2,5% pajak. Namun, Tiongkok menerapkan 25% dan Uni Eropa 10%.

Sekretaris Perdagangan AS Wilbur Ross juga menyatakan kesetujuannya terhadap kebijakan tersebut dan lebih lanjut mengatakan bahwa AS telah banyak memberikan kelonggaran dalam bidang perdagangan untuk Negara lain.

Kini, menurut Ross, kelonggaran tersebut tidak lagi dibutuhkan.

“AS telah banyak memberikan kemudahan perdagangan bagi negara lain, ini saatnya bertindak melalui kebijakan timbal-balik pajak,” kata Ross. []


Editor. Juaz

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Jadi Duta Peduli Kanker Anak, Indra Bekti Ingin Hidupnya Lebih Berguna

Minggu, 25 Februari 2018 16:18 WIB

Donasi tak hanya soal uang.


Benarkah Pizza Baik untuk Sarapan Pagi?

Minggu, 25 Februari 2018 16:11 WIB

Anda pasti kaget dengan perbandingan ini.


Gempa Kembali Guncang Tapanuli Utara

Minggu, 25 Februari 2018 16:06 WIB

Sehari sebelumnya, Senin (24/2), gempa mengguncang kabupaten ini dengan kekuatan 5,0 Skala Richter


Ratusan Anak Ikuti Lomba Matematika di Bantaran Sungai Bindu

Minggu, 25 Februari 2018 15:58 WIB

Ajang ini diikuti kurang lebih 615 peserta.


Ditanya Seberapa Romantis Ajip Rosidi, Ini Jawaban Nani Wijaya

Minggu, 25 Februari 2018 15:54 WIB

Pesinetron Nani Wijaya, istri Ajip Rosidi, dengan sabar mendampingi suaminya yang menerima ucapan selamat dari sesama sastrawan dan kolega.


Peminat Membludak, Wahana Bebek Danau Sunter Malah Tutup

Minggu, 25 Februari 2018 15:50 WIB

Dibuka kembali jam 6 sore.


Anies Berharap Bang Japar Jadi Pemersatu Jakarta

Minggu, 25 Februari 2018 15:50 WIB

Anies kemudian mengingatkan, bahwa ada banyak masalah di Jakarta diantaranya masalah ketimpangan dan persatuan.


Potret Tukang Cukur di Kamboja Bikin Miris

Minggu, 25 Februari 2018 15:48 WIB

Cermin kesulitan perekonomian Kamboja dapat dilihat dari contoh kecil ini, yaitu dari para tukang cukur.


Kampanye di Ujung Batu, Cagub Riau Firdaus Jadi Tempat Curhat Para Pedagang

Minggu, 25 Februari 2018 15:47 WIB

Kibaran bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewarnai arak-arakan becak yang membawa Calon Gubernur Riau, Firdaus


INASGOC Siap Tarik Dana Segar dari Sponsor Asian Games 2018

Minggu, 25 Februari 2018 15:41 WIB

Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) akan mulai menarik dana dari berbagai sponsor.


Indra Bekti Jadi Duta Peduli Kanker Anak

Minggu, 25 Februari 2018 15:38 WIB

Donatur ditawari kepalanya digunduli.


Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Puan Maharani Masih 'No Comment'

Minggu, 25 Februari 2018 15:35 WIB

"No comment kalau soal itu. Belum ada pembicaraan langsung ke situ,"


Bawaslu Ungkap 9 Pelanggaran Kampanye Pilgub Kaltim

Minggu, 25 Februari 2018 15:35 WIB

Ada dugaan pelanggaran yang dilakukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.


Saat Beraksi, Maling Helm di Kampus Binus Ditangkap

Minggu, 25 Februari 2018 15:29 WIB

Wajah pelaku dikenal lewat CCTV.


Bawaslu: Rusmadi-Safaruddin Lakukan Pelanggaran Terbanyak Saat Kampanye

Minggu, 25 Februari 2018 15:25 WIB

Saipul mengatakan bahwa berdasarkan aturan memang semua pasangan cagub-cawagub boleh melakukan pemasangan alat peraga kampanye dengan jumlah