image Fifa World Cup Russia

Pelaku Ekraf Indonesia Siap Bantu Laos

Rizal Mahmuddhin

Image

Produk kreatif di stan pameran produk kerajinan International Handcraft Trade Fair 2018 (Inacraft) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (27/4). Inacraft 2018 kali ini sudah berlangsung 20 kali yang mengangkat tema "The Loftiness of North Sumatera”. Melalui Inacraft ini diharapkan dapat memajukan usaha kecil dan menengah (UMKM) dengan target pengunjung 200.000 orang dan transaksi retail mencapai Rp149 miliar | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Pelaku usaha ekonomi kreatif (Ekraf) Indonesia yang bakal mengikuti Pameran Planetarium & SME's Fair di Ibu Kota Laos, Vientiane, 5-7 Mei, siap menyemarakkan dan membantu pengembangan perekonomian sektor tersebut di Laos.

"Kami melihat sektor industri kreatif sedang berkembang saat ini," kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Laos, A. Firman Arif W Soepalal di Vientiane, Laos, Jumat(4/5).

Menurut Soepalal, pameran yang diselenggarakan KBRI Laos bekerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu merupakan forum untuk saling belajar, berinteraksi, dan mengembangkan usaha.

Untuk itu, ujar dia, pada Senin (7/5) juga ada "one-on-one meeting" dari pebisnis kedua negara sehingga peluang usaha baik antara pengusaha Indonesia maupun pelaku usaha Laos juga bisa saling berkembang.

Ia berpendapat bahwa bidang perekonomuan kreatif yang sedang berkembang di Laos adalah turisme, tetapi terkadang kerajinan atau ukiran yang dibuat dinilai belum terlalu memadai untuk memenuhi selera sejumlah wisatawan negara asing.

Dengan demikian, lanjutnya, pelaku usaha di Laos juga dapat melihat bagaimana perkembangan sektor pariwisara bisa berkembang pesat, misalnya seperti di Bali.

Sebelumnya, Indonesia mendorong isu pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan perancangan kebijakan yang memihak pelaku usaha mikro di forum ASEAN yang digelar di Luang Prabang, Laos, 2-3 April 2018.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (5/4), mengatakan pihaknya dipercaya untuk memimpin dialog bisnis terkait kebijakan pengembangan usaha mikro pada forum ASEAN dalam ajang dialog kebijakan antar-negara anggota ASEAN ke-dua yang digelar di Laos.

"Usaha mikro masih mendominasi sektor usaha di kawasan ASEAN, di mana jenis usaha ini berkontribusi besar dalam perekonomian masyarakat dan penyerapan tenaga kerja," ujar Wayan.

Namun ia menambahkan, sebagian besar usaha mikro belum berstatus sebagai usaha formal.

Menurut dia, salah satu tantangan terbesar dalam mengurangi jumlah usaha informal adalah mencari solusi yang paling tepat untuk memfasilitasi transisi formalisasi UMKM dari sektor informal menuju formal.

Terkait sektor ekonomi kreatif, Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Bonifasius Pudjianto menginkan para pelaku usaha sektor kreatif di dalam negeri dapat melakukan "branding" dengan baik sehingga tidak hanya memiliki pasar di dalam negeri tetapi juga luar negeri.

Apalagi, lanjutnya, Bekraf sedang gencar mendorong ekonomi kreatif dapat menjadi kekuatan perekonomian Indonesia pada masa depan sehingga diharapkan produk lokal anak bangsa dan bisa merambah mancanegara.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

DPR Harap Koperasi Berbasis Produksi Diperbanyak

Image

Ekonomi

Percepat Ekspansi di ASEAN, Gojek Tambah Modal USD1 Miliar

Image

Ekonomi

KLEAN Jadi Juara Laga Start-up Asia Tenggara

Image

Gaya Hidup

Jumlah Perokok Indonesia Tertinggi di ASEAN

Image

Ekonomi

Isu Stabilitas Hingga Pembangunan Ekonomi Akan Dihadirkan di IMF-WB Annual Meeting

Image

Ekonomi

Kunjungan Wisman April 2018 Capai 1,30 Juta, Warga Malaysia Mendominasi

terkini

Image
Ekonomi

Dolar AS Melemah, Emas Merangkak Tipis

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah.

Image
Ekonomi

Pemkab Sangihe: Tol Laut Sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat

Pemkab Sangihe himbau pengusaha lokal agar memanfaatkan fasilitas Tol Laut sebagai tranportasi angkutan barang.

Image
Ekonomi

Garuda : Pencabutan Larangan Terbang Uni Eropa Perketat Persaingan Antar Maskapai

Garuda Indonesia : pencabutan larangan terbang dari Uni Eropa bakal memperketat persaingan antar maskapai penerbangan.

Image
Ekonomi

Pasar Saham Inggris Ditutup Semringah

Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional, melonjak 4,18 persen.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Jerman Berakhir Menghijau

Indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 67,81 poin atau 0,54 persen.

Image
Ekonomi

Saham-Saham Prancis Ditutup Sedikit Menguat

Sebanyak 37 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40.

Image
Ekonomi
Idul Fitri 2018

Demi Ketahanan Pangan Usai Lebaran, Legislator Kendari Akan Gelar Sidak Bapok

Dengan adanya sidak bapok ini, legilslator berharap sejumlah harga bahan pokok dipasaran akan normal kembali di kota Kendari

Image
Ekonomi

Pemkab Lombok Utara Perbanyak BUMDes Mart untuk Mengakomodir UMKM

Setiap kecamatan di Lombok Utara akan didirikan BUMDes Mart untuk menjaga stabilitas perekonomian masyarakat dan akomodir UMKM

Image
Ekonomi

BI: Setoran Perbankan di Bali Naik Rp1,2 Triliun

Naiknya setoran perbankan di Bali kepada Bank Sentral dipicu oleh hari kerja setelah libur Lebaran tahun ini terjadi pada pertengahan bulan.

Image
Ekonomi

Siapakah Inarno Djajadi, Bos BEI yang Baru?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2018 - 2021 mendatang

Image
Ekonomi

Inarno Djajadi Jadi Bos Baru BEI

Susunan direksi BEI yang baru bakal menjadi efektif setelah dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29 Juni 2018 mendatang.

Image
Ekonomi

BRI Sambut Baik Penurunan Tarif Pajak UMKM

Bank BRI menyambut baik insentif penurunan tarif pajak UMKM yang resmi diluncurkan oleh Pemerintah hari ini, Jum'at (22/6).

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Misbakhun Optimistis Kebijakan Jokowi Pangkas Tarif Pajak Bakal Angkat UMKM

  2. Jokowi Luncurkan PPh Final UMKM 0,5 Persen

  3. Prabowo Hanya 'Asbun' Soal Mark Up Anggaran Proyek LRT?

  4. BI: Jumlah Penukaran Uang Pecahan di NTT Capai Rp7 Miliar

  5. Prabowo Tuding Ada Mark Up Anggaran di Proyek LRT

  6. Jokowi Ceritakan Awal Mula PPh UMKM Turun jadi 0,5 %

  7. Makin Bertambah, Utang Luar Negeri Indonesia Sentuh Rp5.028 Triliun

  8. Aprindo Prediksi Pertumbuhan Ritel Mencapai 20 Persen

  9. Inarno Djajadi Jadi Bos Baru BEI

  10. DPD Setujui Pertimbangan RAPBN 2019

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Image
Yustinus Prastowo

Sri, Jangan Pergi Lagi! (Tentang Utang dan Cuti Kewarasan)

Image

Analisa Strategi Ekonomi AS dalam Perspektif Geopolitik

Image

Crumb Rubber Dicabut dari DNI, Tak Cermat Jadi Kiamat

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Gapki Ungkap Tiga Masalah Utama Sawit

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Sosok

Image
Ekonomi

Hari Kartini

Posting Ucapan Selamat Hari Kartini, Twitter Menteri Susi Banjir Komentar

Image
Ekonomi

Mendalami Pemikiran Ciputra, Bicara Entrepreneurship, IT, hingga Generasi Milenial

Image
Ekonomi

Dirut Bank Riau Kepri Dinobatkan Sebagai The Best CEO versi SWA 2017